Minggu, 04 April 2010

Implikasi Nilai Sosial Budaya Terhadap Kesetaraan Gender

Kapitalisme sebagai dalang dari era modernisasi dan kemajuan di dunia ternyata memiliki prinsip atau pandangan yang menutup mata mengenai persoalan gender, kapitalisme tidak memperdulikan jenis kelamin para pelaku produksi, asalkan pelaku tersebut dapat memberikan laba yang cukup signifikan maka ia bisa survive di era per-kapitalisme-an ini. Namun sayang, kapitalisme seolah memiliki dua sisi mata uang, di satu sisi kapitalisme tidak memandang gender sehingga seolah-olah kapitalisme mendukung sepenuhnya bagi kaum wanita untuk berpartisipasi aktif dalam kancah produksi tersebut. Tapi di sisi lain, kapitalisme seolah mendukung dominasi patriarki di dunia, Edwards, (dkk) menggambarkan situasi ini sebagai berikut:
“Men could work as wage-workers in factories and leave to their wives the essential reproductive activities that continued to be carried out in the home. While young single women could expect to work for several years at wage labor outside the home, most married women could not, for reproductive work itself required many hours of labor over most of a wife’s adult married life”.

Dari pandangan Edwards (dkk) tersebut, dapat kita lihat bahwa kapitalisme pada dasarnya hanya membutuhkan individu-individu yang berkompetisi secara kuat tanpa mengalami gangguan yang berarti. Hal ini merupakan prinsip awal kapitalisme yang konsisten berorientasi laba, kaum wanita memang tidak dihalangi untuk berpartisipasi aktif dalam kancah produksi namun kondisi biologis tubuh wanita serta kodrat yang tentunya memiliki perbedaan sangat besar dibandingkan dengan kaum pria. Hanya wanita-wanita yang mampu untuk memenuhi tuntutan yang diisyaratkan dan bertahan dalam persaingan saja yang dapat survive dalam kancah produksi ini. Tuntutan inilah yang pada akhirnya menimbulkan suatu degradasi moral dikalangan kaum wanita yang hidup di era globalisasi (perdagangan bebas) dan modern seperti saat ini. Salah satu bentuk modernisasi dalam aspek emansipasi ini adalah pensosialisasian makna dan pengertian gender serta feminis di berbagai kalangan sehingga menyebabkan perubahan mainstream wanita, kaum wanita sadar bahwa dirinya juga merupakan makhluk rasional yang mampu bersaing serta memberikan laba/kontribusi besar bagi dunia. Mainstream inilah yang semakin lama semakin bergeser seiring dengan modernisasi dan globalisasi dunia, kaum wanita tidak hanya berpikir bahwa dirinya mampu untuk bersaing melawan kaum pria saya namun sudah mulai mengarah pada pemikiran untuk “mengalahkan” kaum pria.

Mereka sadar bahwa kondisi biologis tubuh dan kodrat wanita sangat berbeda dengan pria, untuk itu banyak dari kaum wanita yang mulai mengalami pergeseran kodrat. Pada dasarnya kaum wanita menyadari bahwa kodrat dan kondisi biologis tidak dapat diubah, namun mereka percaya bahwa kodrat dapat diminimalisir dengan cara menghindarinya. Pemikiran inilah yang pada akhirnya mendorong bergesernya imej berumah tangga pada wanita, Bukti konkret yang terjadi adalah semakin banyaknya wanita yang menggugat cerai dimana pada era sebelumnya hanya kaum pria yang berhak untuk memutuskan ikatan suatu pernikahan. Bukti kedua adalah ‘penyepelean’ makna pernikahan yang menimbulkan penolakan untuk menikah pada wanita sebagai bentuk penghambaan diri terhadap kapitalisme.

Pada dasarnya, di era yang serba modern seperti sekarang ini tentu bukan hal yang aneh lagi ketika kita melihat suatu fenomena emansipasi yg coba diterapkan oleh para kaum wanita modern perkotaan. Mereka ingin berkontribusi aktif dalam kancah per-kapitalisme-an seperti kaum pria pada umumnya, namun ada yang salah dengan cara yg mereka terapkan guna mencapai tujuan tersebut. Kodrat memang tidak bisa dihilangkan tetapi dapat diminimalisir, hal inilah yg dilakukan oleh sebagian kaum wanita modern dunia (tidak terkecuali Indonesia). filosofi inilah yg akhirnya berimplikasi menjadi sebuah fenomena "ga perlu cowok untuk masuk surga" yg menyebabkan banyak dari kaum wanita saat ini memilih utk hidup selibat a.k.a tidak menikah. menurut saya ini cara hidup seperti ini merupakan suatu langkah radikal yg ditempuh oleh sebagian kaum wanita modern perkotaan demi mendapatkan eksistensi dalam kancah produksi.

KETIKA membincang keseteraan gender, kebanyakan orang cenderung berkiblat ke Barat. Padahal di belahan Timur dunia, banyak fenomena kesetaraan gender yang luput dari perhatian kita. Bahkan kiblat itu tak jauh di depan mata, yaitu perempuan Jawa. Perempuan Jawa sering dianggap tak berdaya. Padahal, mereka memikiki peran yang tak terperikan dalam kepemimpinan….

Hal itu tak hanya dijumpai dalam realitas masyarakat modern saat ini, tetapi jauh sebelum Indonesia merdeka. Dalam tradisi budaya Jawa, perempuan sering disebut kanca wingking, yang mempunyai makna negatif sebagai ketidakberdayaan. Tetapi mereka juga tertulis dalam tinta emas sejarah, baik di zaman Majapahit maupun Mataram.

Anehnya, selama ini masyarakat masih memandang perempuan Jawa dengan wajah ketertindasan. Kaum feminis umumnya melihat kultur Jawa tidak memberi ruang kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Apabila melihat relasi kuasa, perempuan melayu (dalam konteks ini Asia Tenggara) tak terkecuali Jawa, terlihat bahwa kekuasaan bisa lahir dari ketakberdayaan. Hal ini sesuai dengan teori kontradiktif yang dipopulerkan Foucault: sesuatu bisa lahir dari hal-hal kontradiktif.

Kuasa Wanita
Dalam buku Kuasa Wanita Jawa, karya Ardhian Novianto dan Christina Handayani berdasarkan hasil riset yang dilakukannya di Gunungkidul (DIY), perempuan Jawa tak perlu menjadi maskulin untuk mendapatkan kekuasaan, tetapi justru harus memanfaatkan watak feminisnya.

Kita bisa membuktikannya dengan melihat realitas terdekat, bahkan di rumah, dengan melihat sosok ibu yang merupakan repesentasi perempuan yang berperan nyata di area domestik sekaligus area publik. Banyak ibu yang berdagang di pasar atau membuka warung di rumah, yang menegaskan mereka telah berperan dalam kegiatan perekonomian, yang notabene berperan di area publik.Inilah yang dimaksud dengan diplomasi perempuan Jawa, yang mana perempuan dengan kekuatan akal, pikir, dan tenaganya dapat mencari solusi atas problem-problem yang ada.
Sebuah pekerjaan yang berat memang, mengingat perempuan masih memiliki tugas menjaga anak dan ''mengabdi'' kepada suami.

Sebagai seorang ibu, perempuan Jawa bukanlah sosok yang ambisius untuk mendapatkan kedudukan publik tertentu. Melainkan ia memosisikan diri sebagai support untuk keberhasilan suami. Mengedepankan rasa dan bukan emosi dalam menyelesaikan masalah juga merupakan kelebihan yang belum tentu bisa dilakukan lelaki. Ini sekaligus menegaskan, perempuan punya kecerdasan dan bisa mengelola persoalan dengan pikiran dan rasa tersebut. Melihat berbagai alasan atas, rasanya tidak berlebihan jika dikatakan bahwa perempuan Jawa adalah perempuan
yang mempunyai segenap kelebihan, dan karena itu harus dapat diapresiasi.
Bukankah demikian?

Kamis, 25 Maret 2010

Fenomena Anak Jalanan Ibukota



"jreng..jreng..kami anak jalanan hanya minta uang perak sekedarnya dari bapak ibu buat makan, ikhlas dari anda rejeki bagi kami"

realita sosial seperti inilah yang sering qt jumpai ketika kita menyusuri jalanan d'ibukota Indonesia t'cinta..memang bukan hal yg patut untuk kita banggakan (justru lebih t'kesan m'prihatinkan) bahkan mungkin banyak d'antara kita yg menganggap hal tsb sbg suatu perusak kenyamanan, bayangkan! sedang asik2'a tidur atau mengkhayal d'angkutan perkotaan yg kita tumpangi tiba2 t'dengar suara bising meminta belas kasihan untuk m'dapatkan uang receh yg mungkin nominal'a sering kita anggap remeh..namun apabila banyak p'masalahan yg sedang menimpa kita: d'marahin bos, kerjaan kantor belum beres, da masalah dgn pasangan, belum gajian, uang d'dompet tinggal selembar, dll..belum lagi masalah kemacetan yg bukan hal aneh lagi d'jakarta pastilah akan menambah rasa jengkel dlm diri kita sehingga uang 500,- yg sering kita sepelekan bukan tak mungkin akan menjadi benda b'harga yg enggan kita bagi dgn siapa pun (bahkan buat anak jalanan sekali pun)

Ditengah ketiadaan pengertian untuk anak jalanan, dapat ditemui adanya pengelompokan anak jalanan berdasar hubungan mereka dengan keluarga. Pada mulanya ada dua kategori anak jalanan, yaitu children on the street dan children of the street. Namun pada perkembangannya ada penambahan kategori, yaitu children in the street atau sering disebut juga children from families of the street.

Pengertian untuk children on the street adalah anak-anak yang mempunyai kegiatan ekonomi di jalanan yang masih memiliki hubungan dengan keluarga. Ada dua kelompok anak jalanan dalam kategori ini, yaitu anak-anak yang tinggal bersama orangtuanya dan senantiasa pulang ke rumah setiap hari, dan anak-anak yang melakukan kegiatan ekonomi dan tinggal di jalanan namun masih mempertahankan hubungan dengan keluarga dengan cara pulang baik berkala ataupun dengan jadwal yang tidak rutin.

Children of the street adalah anak-anak yang menghabiskan seluruh atau sebagian besar waktunya di jalanan dan tidak memiliki hubungan atau ia memutuskan hubungan dengan orangtua atau keluarganya.

Children in the street atau children from the families of the street adalah anak-anak yang menghabiskan seluruh waktunya di jalanan yang berasal dari keluarga yang hidup atau tinggalnya juga di jalanan.

Menurut departemen sosial, seseorang akan dikatakan anak jalanan bila:

1. berumur di bawah 18 tahun

2. berada di jalan lebih dari 6 jam sehari, 6 hari seminggu

Mengapa mereka tetap menjadi anak jalanan?
Banyak penampungan, rumah singgah dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang mengurus masalah anak jalanan, tapi anak-anak jalanan makin banyak dan malah berkembang semakin pesat. Yang sudah di sekolahkan malah keluar dari sekolahnya serta kembali menjadi pengamen dan peminta-minta. Menurut teori reinforcement: "sesuatu yang menyenangkan akan selalu diulang, sesuatu yang tidak menyenangkan akan dihindari". Mereka menganggap sekolah adalah sesuatu yang tidak menyenangkan (punishment) dan dengan mengamen / meminta-minta di jalan adalah sesuatu yang menyenangkan (reward) karena akan mendapatkan banyak uang untuk bersenang-senang. Apalagi sekarang ini menjadi anak jalanan adalah sesuatu yang "TOP", mereka diundang dan dapat bersalaman dengan presiden pada hari kemerdekaan / hari anak-anak / hari khusus lainnya, itu adalah sesuatu reinforcement yang hebat.

Bagaimanakah anak-anak jalanan itu menurut teori psikoanalisis?
Menurut teori Sigmund Freud, manusia memiliki Id, Ego dan Superego. Id adalah keinginan / hasrat badaniah manusia, misalnya ingin makan, ingin minum, hasrat sex, dll. Ego mengadakan kontak dengan dunia realitas yang ada diluar dirinya, mengatur kepribadian, tempat kedudukan intelegensi dan rasionalitas. Superego merupakan kode moral seseorang, yang memberikan larangan-larangan bila dianggap tidak benar. Manusia dianggap ideal bila memiliki Id, Ego dan Superego yang sama besar, yang seimbang. Anak-anak jalanan memiliki Id yang lebih besar dari pada Superego. Ini terbentuk karena tidak adanya didikan, sopan santun dan tata krama dari orang tua. Seorang anak akan dimarahi dan diperingati oleh orang tua mereka bila makan sambil jalan sehingga superego mereka akan terbentuk (bahwa makan sambil jalan itu adalah sesuatu yang tidak benar) tetapi seorang anak jalanan tidak pernah ada yang memperingati mereka bila mereka kencing sambil berjalan sekalipun.

yahhh...memang sih, ada pasal yg mengatakan bahwa fakir miskin & anak2 terlantar d'pelihara oleh negara. Namun, bukan berarti kita sebagai warga negara & makhluk sosial bisa lepas tangan dgn menyerahkan begitu saja kepada Pemerintah

salah satu modal sosial sebuah negara yg maju adalah masyarakat atw citizens negara yg b'sangkutan turut andil dalam pembangunan dan memberdayakan generasi muda..tapi itu semua adalah pilihan

:D:D:D:D:D:D:D:D

sumber: id.wikipedia.org/wiki/Anak_jalanan
indonesia.heartnsouls.com/cerita/d/c369.shtml

Minggu, 21 Maret 2010

My Brother's wedding :D

malam diary...

huft..ga kerasa klo sekarang ud memasuki akhir bulan Maret 2010, bearti tinggal beberapa bulan lagi utk menapaki bulan Mei..bulan Mei adalah hari bahagia yg sangat penting dalam p'jalanan hidup abang gw yaitu: menikah

yupz..di bulan tu, abang gw akan resmi menjadi suami dari seorang wanita yg telah mantap dy pilih utk menjadi p'damping hidupnya seumur hidup (amin)
wink

gw jadi pengen flashback k'masa2 kami masih kecil dulu..gw ma abang gw cuma selisih 3 tahun & pada dasar'a gw ma abang gw tu ga pernah akur waktu kecil mpe gw kuliah semester 2, lewat hal sepele aj ud bisa jd bahan berantem kami huehehehe...berantem yg paling parah tu waktu gw semester 2 & dy da d'semester akhir (dy tu org'a males jd'a kekejar ma gw hahaha,,somboooonnngggg), mungkin karena tekanan dr skripsi (tw lah gimana kondisi'a seseorg klo d'kejar2 deadline skripsi,,pengen makan org bawaan'a hahaha) dy jd uring2an, nah d'suatu hari yg panas & melelahkan krn gw baru pulang dr bazar buku d'slipi t'jadilah sebuah p'cakapan sepele yg m'buat abang gw ngamuk fufufu:
mas febi: "kenapa muka lo jeng? cemberut aja kayak nenek2"
gw: "paan c lo?"
mas febi: "nyolot banget lo jeng!!!!"
gw: "yee..sensi aja lo kayak lg PMS" (sambil nyilangin jari telunjuk gw d'jidat,,niat pengen becanda aja c sebener'a)
mas febi: "wah..lo bener2 yaa jeng!!! ngajakin berantem lo???"
gw: ????? ==>langsung masuk kamar+ngunci kamar (ga nyangka klo ternyata niat becanda gw d'tanggepin serius ma abang gw

walopun abang gw demen marah2 + bawel karna seneng bgt nasehatin gw ma ade gw yg aneh2 'n ga penting (hihihi) + usil karna sering ngerjain gw ma ade gw + konyol + kocak tp dy ga pernah mw main fisik a.k.a mukul gw, akhir'a dy ngelampiasin rasa stres ma marah'a dgn ngebanting helm k'kursi teras yg baru aj d'beli nyokap alhasil tu kursi retak & ngebuat nyokap gw lemes huahahaha...waktu tu gw bener2 ga nyangka klo efek dr skripsi mpe bikin abang gw segitu marah'a ma gw tp setelah gw rasain sendiri gimana rasa'a ngerjain skripsi beuh...pantesan aj abang gw marah2 mulu hahaha

pada dasar'a abang gw adalah seorang abang yg sangat royal bwt ade2'a, setelah dy lulus & dapetin pekerjaan mpe sekarang dy selalu rutin ngasih 'jatah' bwt gw ma ade gw hehehe + makanan kesukaan kami,, jd inget waktu gw lg pengen crepes rasa coklat keju & abang gw bela2in nyariin tu crepes sepulang kerja (padahal kantor'a tu d'daerah Roxi, dy muter2 nyari tu crepes mpe keliling depok wakakakakakakak) gw mpe t'haru pas dy pulang dgn jinjingan plastik berisi crepes yg ud ga anget lagi (maklum lah..dy ngebut ngendarain motor'a cz pas nyampe depok ud jam 20.30 jd dy ngejar waktu sebelum gw tidur hehehe)

waktu kecil jg abang gw selalu beliin hadiah kecil berupa kalung2an, bros, mainan khas anak SD dgn harga yg d'sesuaikan ma uang saku dy saat SD bahkan pas gw duduk d'bangku kls 3 SD (dy kls 1 SMP) dy rela d'suruh pulang (sekolah kami sangat amat disiplin khas sekolah Katolik, klo telat dateng yaa sanksi'a musti lari keliling lapangan bola 5x trz d'suruh pulang) cuma gara2 nganterin gw pulang lagi bwt ambil buku PR gw yg ketinggalan (kayak'a gw nyusain bgt yaa jd ade ckckck)

ga kerasa sekarang dy ud mw 'misah' utk hidup mandiri b'sama wanita yg ud d'pacari selama 10 taun (dari SMA mereka pacaran'a) hebat kan!!!! abang gw gitu loh!! hehehehe ;p
yaahhh...walopun dy akan tetep ngunjungin kami & tetep jd abang + anak'a ortu gw tp tetep aj da perasaan sedih krn sedikit ga rela ngelepas dy..padahal gw sering bgt nyuruh dy bwt cepet2 nikah hohoho

tp gw amat sangat bahagia karna ngeliat abang gw bahagia dlm m'persiapkan hari bahagia'a yg tinggal itungan bulan, Insya Allah mba Diana adalah jodoh yg d'berikan Allah SWT utk abang gw sehingga mereka bisa membentuk keluarga yg sakinah, mawadah & warrahmah amin yaa rabb...congratulation my bro, wish u all the best (kayak ucapan ultah yee hahaha)
hanya doa yg bisa gw berikan utk kebahagiaan kalian :D:D:D surprised



surprised

Kamis, 11 Maret 2010

Makna Sahabat Dalam Hidup gw....

apa yg kalian pikirkan klo m'dengar kata SAHABAT?
gw t'masuk salah satu orang yg awal'a ga percaya sama yg nama'a persahabatan...gw percaya klo setiap manusia tu butuh teman karna sebagai makhluk sosial kita butuh bantuan & b'interaksi dgn orang lain tp utk masalah 'sahabat'? masih da sesuatu yg m'ganjal d'ati gw ttg ariti dari sebuah persahabatan

dari kecil, gw selalu d'biasakan utk "b'sahabat" dgn buku..gw cukup maklum dgn metode yg d'terapkan nyokap k'gw..beliau slalu kuatir hingga cenderung over protected dlm m'jaga gw. Hal ni disebabkan karna gw adalah anak perempuan satu2'a d'kluarga (wajarlah klo nyokap gw merasa perlu utk m'protec gw dr segala arah xixixixi).. & m'jelmalah gw mjd seorang kutu buku (kliatan dari ketebalan lensa kacamata yg gw pake hehehe)

bukan arti'a gw menjadi pribadi yg antisosial atw sengaja menarik diri dari p'gaulan loh!! gw tetep b'teman dgn siapapun (lintas ras, etnis & agama malah) tapi hanya sebatas b'teman bukan sahabat...t'lebih gw pernah punya pengalaman ga mengenakkan dgn p'temanan. Gw adalah seorg individu yg akan slalu siap pasang badan demi org yg udah baik k'gw tp ternyata "kelebihan" gw tu selalu d'salahgunakan oleh manusia2 p'anut asas manfaat (ckckck...ToT)

semakin kuatlah pendapat gw yg mengatakan bhwa buku adalah teman yg paling setia bwt gw, karna buku adalah benda mati yg menyimpan banyak manfaat (wawasan & pengetahuan) bwt gw tanpa pernah minta imbalan..pendirian gw tu trz b'lanjut sampai akhir'a tibalah masa MPA a.k.a OSPEK yg palin d'tunggu2 oleh para senior2 dari berbagai universitas. Pada dasar'a gw adalah tipe orang fleksibel yg ga terlalu b'masalah sama lingkungan baru (sebener'a gw adalah manusia yg punya kadar PD cukup tinggi huahahaha), pas d'hari pertama p'kuliahan gw kenalan ma 1 org wanita b'jilbab yg menurut gw sangat b'tolak belakang ma gw..dy p'diem, kalem, suara'a pelan bgt & sangat sabar (tipe calon istri pujaan bgt kan???? hohoho)

entah kenapa ketika gw deket dy, hati gw ngerasa nyaman..dy beda ma maba2 lain yg da d'kelas gw. Bukan b'maksud utk memuji secara b'lebihan tp Dede Kurniasih alias Uni (panggilan kesayangan dari gw tu fufufufufu) merupakan sesosok manusia yg memiliki kepribadian yg baik, dy sabar bgt m'hadapi tipikal org dgn kadar temperamen yg cukup tinggi like me (hehehe ;p), kemana2 gw slalu b'2 (bahkan bolos pun b'2 wkwkwkwk) & hal inilah yg sempet m'buat gw d'gosipkan sbg sepasang lesbong huhuhu. Dari sosok seorang Uni-lah, gw menemukan arti dari sebuah persahabatan. Dy selalu ada d'saat gw butuhkan, d'saat kondisi gw senang maupun susah, ga pernah ngeluh klo gw lagi rewel, slalu sabar ngadepin gw & yg paling penting adalah: dy ga pernah menerapkan asas p'manfaatan k'gw & nerima gw apa ada'a (baik sifat negatif maupun positif gw)

sebagai sahabat, dy juga ga pernah ngekang gw utk gaul ma siapapun..mungkin klo seandai'a dy co pasti gw langsung jadiin suami huehehehe. Dan hal t'bukti dari p'sahabatan kami yg masih b'lanjut mpe sekarang (horeeeeeee)..

*tanx bgt yaa ni karna udah mw jadi sahabat gw & gw harap p'sahabatan ni tak kan lekang oleh waktu (halah..kayak judul lagu :D)

Minggu, 28 Februari 2010

Ngafe: Mencari Kenyamanan or Sekedar Prestise Semata?

akhir'a gw ngerasain juga pa yg orang sebut dengan istilah 'ngafe' alias m'habiskan waktu d'cafe..hal yang lumrah klo qt liat d'jaman globalisasi & modern ni karna cafe2 udah banyak m'jamur, mulai dari cafe pinggir jalan yg relatif murah & dgn m'gunakan nama2 yg 'nyeleneh' sampai cafe high class yg menyajikan kenyamanan & dgn kisaran harga yg cukup tinggi tentu'a.

baru-baru ni gw dan teman gw nyoba utk b'santai sejenak d'salah satu cafe kopi yg cukup merogoh kocek, alasan utama kami ngafe di tmp tsb c cuma utk m'dapatkan fasilitas hotspot karna temen gw mw ngerjain tugas..umum'a, cafe highclass pasti menyediakan fasilitas tsb :D. Dgn modal beberapa puluh ribu rupiah (kurs 10ribuan aja c sebener'a d'dompet xixixi) gw ma temen gw memesan ice coffee yang harga'a paling murah (tetep aj harga paling murah'a tu 15rb & blom t'masuk pajak!!) paz pesenan dateng, gw ma temen gw agak shock karna yg kami pesen cuma 2 gelas ice coffee tp kenapa yg d'sajikan malah 2 ice coffee+1 gelas sirup gula+2 buah donat? kami agak2 panik cz takut uang'a ga cukup wuehehehehehe ;D..tp ternyata donat tsb free alias tambahan gratis karna donat tsb d'maksudkan sebagai cemilan p'damping utk minum kopi (ni adalah salah satu fasilitas yg d'sediakan oleh pihak cafe tsb kpd customer & gw m'kategorikannya sebagai point plus utk mereka)

gw jadi inget k'salah satu karya tulis temen kuliah gw yg m'ambil tema ttg "Ngafe sebagai bentuk tindakan sosial masyarakat Indonesia", d'penelitianny tsb d'ceritakan secara rinci sejarah berdiri sampai awal mula cafe tsb maju...inti'a masyarakat Amerika (tmp b'dirinya cafe yg mjd bahan penelitian temen gw ni) menikmati kegiatan 'ngafe' mereka karna pelayanan yg d'berikan oleh cafe tsb kpd para customer, kenyamanan & fasilitas yg d'berikan (walau hanya m'beli secangkir kopi) memberikan fenomena ketagihan d'dalam diri pelanggan..bayangkan saja!! hanya dgn kluar uang 15ribu rupiah gw ud m'dapatkan segelas kopi kental+1 buah donat crunchy serta fasilitas hotspot & waktu yg tak d'batasi oleh pihak cafe utk kita b'santai selama apapun (t'gantung dr tingkat malu masing2 hahaha)...tp tetep aj gw ngerasa bahwa cafe adalah salah satu bentuk bisnis kaum kapitalis

bagi gw (yg termasuk tipe manusia dgn kantong pas2an & sangat penuh p'hitungan :D), ngafe adalah salah satu bentuk mencari kenyamanan semata; alasan'a: karna ya tu tadi, dgn uang sekian kita bisa dapetin kenyamanan sesaat yg cukup b'manfaat hahaha...tp utk mayoritas org Indonesia, gw yakin 'ngafe' adalah salah satu cara mereka utk m'ningkatkan prestise. Kenapa??? dari hasil penelitian temen gw serta analisa gw saat merhatiin org2 yg hilir mudik k'cafe tsb mengarah pada kecenderungan utk m'dapatkan gengsi semata (yah 35% utk m'dapatkan kenyamanan tentu'a)..t'bukti dari tingkah laku yg mereka tunjukkan: pesen cuma segelas kopi tp sengaja ngrumpi ga penting atw sok sibuk memainkan BB mereka masing2 (klo gw ma temen gw c ketauan karna utk dapetin fasilitas hotspot'a doank bwt ngerjain tugas, klo bkn krna alasan tu jg ga bakalan kami ngafe hehehe)

yah...papun faktor p'dorong yg melatarbelakangi mereka utk ngafe, inti'a ga da yg salah krn prestise mang d'butuhkan (utk sebagian org) oleh kaum jetset atw generasi muda saat ni, namun satu hal yg gw harap kita sebagai generasi muda Indonesia lakukan, yaitu: jgn m'adopsi seluruh westernisasi utk m'gantikan kebudayaan asli negara kita klo kita masih pengen negara ini tetep eksis d'peta dunia fufufufufufufu....

okz deh, sekian dulu curhatan gw kali ni..ud nguantux bgt ni hoahmmmmmm
nites diary
zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

Jumat, 26 Februari 2010

My Vacation

mualammmmm diary...

fyuh..gw baru aj nyampe rumah setelah m'jalani p'jalanan puanjangggg dan muacetttttt hehehe.
yupz hari ni gw sekeluarga + my sister in law alias calon kakak ipar gw biz refresh otak dr segala kepenatan rutinitas sehari-hari, setelah b'debat panjang perihal mw kemana long weekend ni maka keputusan jatuh pada Taman Bunga Nusantara. P'jalanan d'mulai dari kawasan Cibubur (rumah gw) menuju Ciracas (rumah calon kakak ipar gw) & diteruskan k'Ciawi melalui tol Cibubur-Jagorawi..jujur aj, gw menyepelekan jarak tempuh Cibubur-Ciawi karna dalam pikiran gw jarak antara Cibubur-Ciawi tu deket (yah sekitar 1jam lah dr rumah gw) cz dr rumah gw k'bogor aj bisa d'tempuh dalam waktu 40 menit (via tol & ga macet) so..gw pikir jarak tempuh cibubur-ciawi pasti'a hanya b'selang 15mnt tp ternyata!!!!! oh no.....

setelah kluar dari gerbang tol Ciawi, kami d'hadang kemacetan yg luarrrrr biasa (kayak iklan aj yee), gw ud nebak c klo hal ni bakal t'jadi mengingat Maulid Nabi yg jatuh pada hari Jumat m'goda para pegawai utk liburan d'Puncak & hal tsb pasti'a akan menyebabkan KEMACETAN total d'area Ciawi-Puncak...beruntung, para pak polisi yg baik hati & tidak sombong serta rajin menabung :))) m'milih opsi buka-tutup jalur sehingga p'jalanan agak lebih lancar (tp tetep aj macet) blom lagi cuaca yg puanas'a minta ampun (kata cpa Ciawi dingin????), namun hal tsb trnyta m'bawa hikmah tersendiri bwt gw karna gw jadi 'agak' tau ttg daerah tsb (utk gw yg cm tw Rawamangun-Kayu Manis-Cibubur, hal ini cukup menambah pengetahuan huahahaha) & gw jadi bisa liat dr deket kantor'a "dy" hohoho...

Alhamdulilah kemacetan cm melanda Ciawi-Taman Safari jd untuk gw yg m'miliki misi k'TBN bisa menarik nafas lega karna jalanan jd ga macet..cuma 1 yg masih jd pikiran gw saat tu yaitu jalan pulang'a!!! mang c arah k'Cianjur (lokasi TBN) ga macet tp arah balik'a tu amat sangat muacetttt total (nah lo!! bayangin dah tu gmn kondisi'a), tadi'a bokap gw ud b'rencana utk pulang lewat Bandung (lebih jauh c tp utk antisipasi, why not??) karna arah balik dr TBN tu ga bisa d'harepin deh (bisa nyampe rumah jm 5 subuh tu), akhir'a setelah melalui p'jalanan yg panjang & melelahkan (khusus bwt gw c ga cz dr Gadog mpe TBN, gw tidorrrr wuehehehehe) selama 6,5 jam (gw start dr rumah jm 9 pagi & nyampe TBN jm setengah 4 sore akibat macet) sampailah kami d'TBN

sumpah, ga nyesel gw ud jauh-jauh + cape ngadepin macet d'perjalanan demi k'TBN cz pemandangan serta bunga2'a amat sangat menyegarkan mata, daun2 serta taneman2'a d'tata sedemikian rupa sehingga sedap d'pandang mata, bahkan da loh daun+bunga yg d'rangkai jd bebek, kelinci, beruang, jerapah & merak raksasa!!! sungguh kreatif ternyata manusia Indonesia

ga cuma bunga2an aja yg da d'sana tp jg da beberapa hewan yg cukup langka d'pelihara d'sini semisal: angsa dada merah, angsa hitam, dll
d'sini jg da p'mainan anak2 yg inti'a semua fasilitas & pemandangan'a bikin kalian pada betah deh b'lama2 d'sini (weww..ud kayak spoke person'a TBN aj ni gw xixixixixi)..palagi sambil bawa yayang beuh..d'jamin ga mw pulang deh u (sekalian nyambi jd cleaning service deh kalian d'situ ma yayang'a wkwkwkwkwkwk)

tibalah waktu pulang, keluarga gw beserta mba Nana (kakak ipar gw) gambling tu milih jalur pulang'a antara lewat Bandung atw lewat jalur awal,,and the result is.....(jreng jreng jreng) jalur awal!!!! horeeeeeeee...p'timbangan abang gw c karna jarak'a lebih deket ketimbang lewat Bandung & abang gw ga bakal kena damprat atas tuduhan "bawa lari anak gadis orang" dari ortu'a mba nana hahahaha...sepanjang p'jalanan gw b'doa semoga ga macet cz besok gw masih harus ngajar bimbel & privat, dan Alhamdulilah ternyata intensitas kendaraan yg mw balik k'Jakarta ga banyak jd lancar car car car

alhasil..sampailah gw d'rumah dengan selamat & da satu keinginan dalam diri gw, yaitu: pergi k'TBN ma some one special gw suatu saat nanti (moga t'kabul ya Allah aminnnn)

yo wessss...mpe sini aj deh, gw mw tidur bwt p'siapan "tempur" gw besok hihihi
o iya,,tadi'a gw mw nyisipin foto2 narsis gw d'postingan yg ni tp karna satu & lain hal akhir'a niat suci tu ga kesampean cz takut'a pada tersepona (bukan terpesona loh!! hehe) lagi...sampai jumpa / sayonara / adios / see you again

Rabu, 10 Februari 2010

akhir'a.....

tgl 09 Februari 2010 kayak'a jadi hari yg spesial & m'bahagiakan bwt sobat gw yg b'nama Dede Kurniasih a.k.a Uni (panggilan sayang gw bwt dy tu hehehe) karna kemaren adalah hari dimana dy harus m'pertanggungjawabkan p'buatannya (?????) hehehe ga deng..yg bener adalah dy harus m'pertanggungjawabkan penelitian'a alias sidang skripsi & telah dinyatakan lulus...Horeeeeeeeeeee

ngeliat 'antusias' sobat gw ni seolah m'buat gw flashback beberapa bulan k'belakang (bukan kamar mandi loh!!! ;p) tepat'a bulan Juli 2009, kenapa Juli 2009??? karna tgl 23 Juli 2009 adalah hari dimana gw d'sidang oleh 5 dosen yg amat sangat b'kompeten d'UNJ..dari beberapa hari sebelum'a perasaan gw tegang bgt sampai2 gw selalu menghitung hari (cielah..kayak lagu'a KD) & gw tulis d'stat FB (alahasil banyak komen b'datangan yg bilang "kamu mw nikah yaa??" wkwkwkwk), puncak'a adalah malam sebelum hari H..semaleman gw nonton (loh??? kirain u pada gw belajar kan??? hahaha) + baca komik ckckckck, nyokap gw mpe bilang gini "ni anak, besok mw disidang bukan'a belajar malah baca komik" hahaha

sebener'a tu adalah salah satu cara gw utkk ngilangin kegugupan, gimana ga gugup? yg b'tugas utk menjadi p'uji ahli dalam sidang gw saat tu adalah seorang guru besar pascasarjana UNJ yg b'gelar Prof lulusan Universitas Leiden (Belanda) ckckck...& dengan baca komik + nonton TV + dengerin musik trnyta ampuh dalam ngilangin kegugupan gw..utk SEMENTARA, jm 1 pagi gw ud t'bangun (gw tidur jm 11 malem wktu tu) karna rasa gugup tu dateng lagi..serasa mw d'hukum mati gw!!!

akhir'a gw putuskan utk baca2 lagi skripsi gw yg sebener'a ud gw apal smw isi'a (ya iyalah..kan gw yg bwt gitu loh!! xixixi) ampe eneg sebener'a gw baca tu skripsi. tibalah hari H, saat tu da 4 org yg akan disidang dgn urutan:
  • k'anya d'jam 08.00-selesai
  • Risca a.k.a Ica d'jam berikut'a
  • GW
  • k'Rahmat
perlu d'ketahui: gw, ica & tarmidzi adalah angkatan 2005 yg ikut sidang bareng ma angkatan 2004 alias kecepetan (d'jurusan gw standarisasi lulus adl 9-10 semester)

gw dateng k'kampus dgn penuh keyakinan & rasa PD yg cukup tinggi (halah..gaya!! padahal jantung gw b'debar kenceng kayak mw naik tornado+halilintar tu), dgn mengenakan kemeja putih berenda+rok hitam+blazer hitam+sepatu pantofel hitam+jilbab putih gw berasa kayak sales suatu produk yg siap jualan wkwkwkwk...awal'a gw cukup tenang duduk d'depan ruang sidang bahkan gw berhasil nenangin temen gw (ica) yg muka'a ud pucet kayak mayat loh!! hohoho, dosen2 ud pada dateng & mereka ud duduk manis d'ruang sidang nunggu mangsa yaitu kami para mahasiswa tingkat akhir yg siap jd t'dakwa kasus penelitian hahaha

beberapa saat kemudian terjadi kehebohan d'kalangan dosen karna dosen p'uji k'anya minta jadwal'a diundur karna da urusan, alhasil d'undurlah k'anya yg seharus'a jadi orang pertama yg d'sidang hari tu menjadi urutan buncit alias terakhir..d'mulailah p'undingan para dosen utk menentukan cpa yg akan d'sidang pertama, temen gw (ica) jadi semakin pucet yg tadi'a kayak mayat naik level jd zombie (sama aja ga c???) karna secara logika harus'a kesempatan "emas" tu jatuh kepada ica, dan gw pun dgn sigap kembali nenangin ica

beberapa menit kemudian Sekjur gw kluar dr ruang sidang & ngumumin and the result is....GW!!!
berkat rahmat Tuhan YME serta tangis bahagia Ica, gw t'pilih menjadi org pertama yg akan d'sidang ToT

sekjur: "ajeng, kamu siap2 yaa!!"
gw: "siap2 bwt pa bu?"
sekjur: "bwt jualan, yaa bwt majulah..kamu maju pertama yaa, udah siap kan??!!"
gw: (shock)"siap bu..!!"

selama 1 1/2 jam gw m'dekam d'ruang sidang yg dingin m'hadapi "bantaian" dari para dosen termasuk dosen pembimbing 1 gw sendiri!!! (tega nian kau pak hiks..hiks) gw b'usaha sekuat tenaga m'pertahankan argumentasi gw secara sistematis, logis & sinis (hahaha..ga deng) & akhir'a......

Kajur: "ajeng, kamu mahasiswi angkatan 2005 yg lulus bareng angkatan 2004 yaa?"
Gw: "Insya Allah, klo saya dinyatakan lulus sidang ini bu" (dgn senyum muanizzzz)
Kajur: "Berdasarkan diskusi serta penilaian kami, anda kami nyatakan LULUS dengan nilai A..Selamat"
Gw: (Shock lagi,,kayak'a gw banyakan shock'a yaa!!)
dan gw d'berikan standing applause oleh para dosen yg hadir (tangis pun meledak wkwkwkwk)

b'akhirlah sudah p'deritaan gw selama kuliah xixixixi,, maka'a ketika gw ngeliat sobat gw d'sidang & d'nyatakan lulus bukan cuma dy yg bahagia tp gw juga cz uni adalah temen, sahabat, kakak t'baik gw..y yg slalu ada bwt gw d'saat gw senang maupun sedih, saat gw bahagia maupun susah. Tanx bgt bwt sobat gw yg satu tu, gw turut bahagia dgn kelulusan u uni qyu.... :):):)

fyiuhh...akhir'a lulus juga
:D:D:D:D:D:D:D:D